BPBD Murung Raya Turunkan Tangki Air Bersihkan Jalan Licin di Desa Datah Parang

Pojokkalteng.id – Dalam upaya menjaga keselamatan warga dan memastikan akses transportasi tetap aman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya menurunkan unit tangki air untuk membersihkan jalan yang licin akibat hujan lebat di Desa Datah Parang, Kecamatan Murung, pada Minggu (5/10/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Murung Raya, Fitrianul Fahriman, bersama sejumlah anggota BPBD dan masyarakat setempat. Aksi ini dilakukan setelah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan jalan desa tertutup lumpur dan lumut, sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.
“Kami menurunkan unit tangki air untuk membantu proses pembersihan agar lumpur dan lumut di badan jalan bisa segera hilang. Langkah ini penting supaya akses warga kembali aman dan tidak ada lagi kecelakaan,” ujar Fitrianul Fahriman.
Ia menjelaskan, proses pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan warga, perangkat desa, dan relawan kebencanaan. Air dari tangki digunakan untuk menyemprot jalan yang licin dan berlumpur, sementara anggota BPBD bersama warga mengeruk sisa material menggunakan peralatan manual.
Menurut Fitrianul, kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan BPBD menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di musim hujan, seperti tanah longsor, jalan licin, dan genangan air.
“Kami tidak hanya fokus pada penanganan bencana besar, tetapi juga tindakan pencegahan seperti ini agar masyarakat tetap aman beraktivitas,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara di wilayah perbukitan atau jalan tanpa drainase, terutama setelah hujan deras. Warga diminta segera melapor ke BPBD atau aparat desa apabila menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan.
Warga Desa Datah Parang mengapresiasi langkah cepat BPBD Murung Raya yang turun langsung ke lapangan dengan membawa peralatan dan tangki air.
“Kami sangat berterima kasih karena BPBD tanggap. Jalan ini memang sering licin kalau hujan, dan kalau tidak dibersihkan bisa berbahaya sekali,” ujar salah seorang warga, Narti.
Kegiatan pembersihan berjalan lancar dan disambut antusias oleh masyarakat. Setelah dilakukan penyemprotan menggunakan tangki air, kondisi jalan menjadi lebih bersih dan aman untuk dilalui.
Fitrianul Fahriman menegaskan bahwa BPBD akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan bencana selama musim hujan berlangsung.
“Kami berharap masyarakat terus berkoordinasi dan menjaga lingkungan agar potensi bahaya seperti jalan licin atau longsor bisa kita cegah bersama,” tutupnya. (USW/RK2)







