BPBD Murung Raya Tanggap Cepat Padamkan Karhutla

Pojokkalteng.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya menerima laporan adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan KM 40, Kelurahan Beriwit, pada Minggu (3/8/2025) sekitar pukul 17.10 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Regu Pemadam Kebakaran BPBD Murung Raya segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah membakar area semak belukar dan pepohonan di sekitar lahan dengan kondisi angin cukup kencang, sehingga api cepat menyebar.

Kepala Pelaksana BPBD Murung Raya, Fitrianul Fahriman, S.Pd., M.A.P, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa dugaan awal kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi oleh warga setempat.

“Kami menerima laporan sekitar pukul lima sore, dan tim segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, api diduga berasal dari pembakaran sampah yang tidak diawasi, lalu merambat ke lahan kering di sekitarnya akibat kondisi cuaca panas dan angin yang bertiup cukup kencang,” jelas Fitrianul Fahriman.

Petugas BPBD bersama masyarakat sekitar berhasil mengendalikan api setelah melakukan upaya pemadaman selama beberapa jam. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan, namun sekitar 1,2 hektare lahan yang terdiri dari semak belukar dan pepohonan terdampak akibat kejadian tersebut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan di musim kemarau seperti saat ini. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang sangat berisiko memicu kebakaran besar,” tambah Fitrianul.

Ia juga menegaskan bahwa BPBD Murung Raya terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan armada untuk memantau potensi kebakaran di sejumlah titik rawan. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait seperti TNI, Polri, dan masyarakat peduli api terus diperkuat guna mencegah terjadinya karhutla secara berulang.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melapor jika menemukan adanya asap atau tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar. Deteksi dini dan respons cepat adalah kunci dalam mencegah kebakaran meluas,” pungkasnya. (USW/RK2)

Show More
Back to top button